Senin, 22 Agustus 2016

Cara penyambungan internet melalui ISP

Tata Cara Penyambungan Internet Melalui ISP

  
Tata Cara Memperoleh Sambungan Internet
Tata Cara Penyambungan Internet Melalui ISP
1.       Menginstal Modem Dial Up
Berikut ini prosedur instalansi moden dalam system operasi Windows 98 dan Windows XP.
 a. Menginstal Modem Pada Sistem Operasi Windows 98
Untuk menginstal modem pada sistem operasi Windows 98, lakukan langkah-langkah berikut ini.
1. Klik Start, pilih Settings, pilih Control Panel. Maka akan muncul kotak dialog di Control Panel.
2. Pilih ikon Modem dan klik 2 kali sehingga muncul kotak dialog Install New Modem (bagi yang pernah memasang modem sebelumnya maka akan tampil kotak dialog Modem Properties. Bila kamu ingin menambah driver modem baru, klik Add).
Jika kamu memilih deteksi otomatis (mencari perangkat modem yang telah terpasang pada PC kamu), maka kosongkan kotak Don’t  detect my modem, lalu klik Next.
Jika kamu memiliki modem jenis baru dan disertai file driver (dalam disket/CDROM),  pilih kotak Don’t  detect my modem, dan klik Next.
3. Pada menu selanjutnya ditampilkan daftar modem yang telah dikenali dan tersedia driver-nya oleh Windows. Pilih tipe modem yang sesuai dengan modem kamu, lalu klik Next.
Jika kamu tidak memiliki file driver, kamu dapat memilih tipe Standard Modem kemudian kamu klik Next (menuju langkah 5).
4. Jika file driver berhasil diambil, maka akan muncul kotak dialog mengenai driver tersebut. Pilih driver yang sesuai (bila terdapat lebih dari satu), selanjutnya klik Next.
5. Setelah selesai, maka kamu harus menentukan port komunikasi (COM) dimana modem tersebut terpasang. Kemudian klik Next.
Pada tahap ini bila dilakukan dengan benar, maka modem akan terpasang pada komputermu, Klik Finish untuk mengakhiri set up modem. Untuk melakukan koneksi internet, kamu harus melakukan setting dial up untuk menentukan nomor telepon ISP yang menyediakan akses internet.
Menginstal Modem Pada Sistem Operasi Windows XP
 Untuk menginstal modem pada operasi Windows XP, lakukan langkah-langkah berikut.
1. Klik Start> Control Panel.
2. Klik dua kali ikon Phone and Modem Option.
( Catatan: Jika tampilan Control Panel berbeda dengan contoh tampilan brikut, klik Switch to Classic View di panel sebelah kiri agar kamu tidak bingung ).
3. Pada tampilan berikutnya, klik tab Modem.
    Selanjutnya, klik tombol Add.
4. Untuk meminta Winows mendeteksi modem kamu, biarkan kotak disebelah kiri opsi Don’t detect my modem, I will select from a list tetap kosong.
5. Window akan mendeteksi modem kamu. Setelah proses eteksi selesai, klik Next. Klik Finish untuk mengakhiri prosedur install modem ini. Modem telah terinstal di komputermu.
Menginstal Modem (Install a Dial up Modem) pada System Operasi System Windows Vista
Berikut langkah-langkah untuk menginstal modem pada system operasi windows vista.
1. Aktifkan dan hubungkan modem analog pada computer.
2. PIlih dan klik Start menu, kemudian klik dan pilih Control Panel.
3. Pada kotak dialog control panel, pilih dan klik kategori Hardware and Sound.
4. Kemudian pilih dan klik Phone and Modem Options.
5. Ketika kotak dialog Local Information muncul, isilah kotak kosong yang tersedia, seperti mengisi nama  Negara / wilayah, kode area, dan sebagainya. Kemudian pilih dan klik tombol OK.
6. Jika tombol ok pada dialog Local Information diklik maka akan muncul kotak dialog Phone and Modem Options. Pilih dan klik tab Modems, kemudian klik tombol Add…
7. Bila kotak dialog add hardware wizard atau jendela uac warning muncul, klik tombol Next untuk melanjutkan.
8. Tunggu sampai windows terdeteksi modem .
9. Ketika instalan modem selesai, klik tombol Finish.
10. Jika install modem berhasil maka nama modem yang diinstal tersebut akan muncul pada kotak dialog Phone and Modem Options. Kemudian klik tombol ok untuk menutup dialog tersebut.
Pada saat modem sudah diinstal, kamu haru membuat koneksi dial-up (Dial-up connection) agar bisa terhubung dengan internet.
•       Menginstal Dial Up Networking
Setelah menginstal modem, perlu menginstal Dial Up Networking. Berikut ini akan ditunjukkan prosedur instalasi Dial Up Networkingpada MS. Windows 98 dan Windows XP.
Menginstal Dial Up Networking Pada Sistem Operasi Windows 98
Untuk menginstal dial up networking pada system operasi Windows 98 meliputi prosedur instalasi komponen jaringan (network component) dan prosedur dial up.
Berikut ini langkah-langkahnya:
1.  Klik Star > Settings > Control Panel pada windows taskbar
2. Control Panel akan terbuka. Klik dua kali ikon Network
  
3. Kotak dialog Network akan terbuka. Pastikan bahwa komponen Dial-Up Adapter dan TCP/IP telah tercantum di daftar network component yang berarti komponen telah ter-install. Bila belum ada klik Add
4.  Kotak dialog Select Network Component Type akan terbuka. Pilih item Adapter dan klik tombol Add.
5.  Kotak dialog Select Network Adapters akan terbuka dengan daftar dari Manufacturers di sebelah kiri, sedangkan Network Adapters di sebelah kanan
6.   Pilih item Microsoft pada daftar Manufacturers dan Dial-Up Adapter pada daftar Network Adapters
7.   Klik tombol OK
8.   Kotak dialog Network akan terbuka kembali dengan  tambahan item Dial Up Adapter
9.   Klik tombol Add
10. Pilih item Protocol dan klik tombol Add
11. Kotak dialog Select Network Protocol akan terbuka dengan daftar   Manuacturers  disebelah kiri dan Network Protocols di sebelah kanan
12. Pilih item Microsoft pada daftar Manufacturers dan TCP/IP pada daftar Network Protocol
13. Klik tombol OK
14. Kotak dialog Network akan terbuka kembali dengan
 tambahan item TCP/IP
15. Proses install komponen network yang diperlukan telah
 selesai dilakukan
16. Pilih item Dial-Up Adapter dan klik tombol Properties
17. Kotak dialog Dial-Up Adapter Properties akan terbuka. Klik tab Bindings
18. Pastikan pilihan TCP/IP > Dial-Up Adapter telah tercentang (√)
19. Klik tombol OK
20. Kotak dialog Network akan terbuka kembali
21. Klik tombol OK untuk meng-update perubahan yang telah dilakukan
22. Windows 98 mungkin akan meminta kamu untuk memasukkan Win98 CD-ROM. Ikut perintah yang diberikan untuk menyempurnakan konfigurasi
23. Lalu Windows98 akan meminta kamu untuk me-restart komputrer. Lakukan sesuai
perintah agar setting yang telah dilakukan berfungsi dengan baik
24. Setting komponen network telah selesai dilakukan. Selanjutnya melakukan setting Dial-Up
25. Klik dua kali ikon My Computer pada Desktop Windows
26. Jendela My Computer akan terbuka. Klik dua kali pada ikon Dial-Up Networking
27. Jendela Dial-Up Networking akan terbuka. Klik dua kali ikon Make New Connection
28. Kotak dialog Make New Connection akan terbuka
29. Ketikan D-Net pada field Type a Name for the computer you are dialing yang tersedia
30. Pilih jenis modem yang di gunakan dengan memilih pada drop-down menu, (jika belum ada, pastikan bahwa modem telah di-install sesuai driver-nya)
31. Klik tombol Configure unutk memastikan bahwamodem telah di-set dengan benar
32. Klik tab General. Set Maximus speed melalui drop-downmenu yang tersedia. Pilih 57600
33. Klik tab Connection
34. Klik tab Options, lalu klik OK
35. Kotak dialog Make New Connection, lalu Klik tombol Next >
36. Ketikkan nomor dial-up ISP (contoh disini adalah D-Net) pada field Telephone number (pilihan nomer aksesISP tersebut adalah: 5550099, 5550019, 5550098, 8450508 atau 2957100)
37. Isi field Country code. Pilih Indonesia (62) melalui drop-down menu yang tersedia
38. Klik tombol Next >
39. Setting akhir kotak dialog Make New Connection akan muncul. Klik tombol Finish
40. Kotak dialog Dial-Up Networking akan terbuka kembali, dan akan terdapat tambahan ikon dengan nama D-Net
41. Klik kanan pada ikon D-Net, pilih Properties
42. Pada kotak dialog yang muncul, pilih tab General, pastikan pilihan “Use area code and dialing properties” tidak diaktifkan jika kamu berada di kode area telepon yang sama dengan POP D-Net
43. Pilih tab Server Type, pastikan pilihan yang diaktifkan adalah “Enable software compression” dan “TCP/IP”. (Centang kotak yang menunjukkan Enable software Compression dan TCP/IP)
44. Buka lagi Control Panel, klik dua kali ikon Network hingga muncul kotak dialog Network. Sorot item TCP/IP dan klik tombol Properties
45. Jendela TCP/IP Properties akan terbuka
46. Klik tab IP Address dan pilih Obtain an IP address automatically
  
47. Klik tab DNS Configuration dan pilih Disable DNS
48. Klik tombol OK
49. Tampilan jendela D-Net akan terbuka kembali
50. Klik tombol OK untuk meng-Update perubahan yang telah dilakukan. Windows 98 mungkin akan meminta kamu untuk memasukkan Win98 CD-ROM. Ikuti perintah yang diberikan untuk menyelesaikan konfigurasi
51. Windows 98 akan memerintahkan kamu unutk me-restart komputer. Lakukan ssuai yang diperintahkan agar setting yang telah dilakukan dapat berfungsi di komputer
52.  Setting Dial-Up Networking untuk koneksi dial-up telah selesai dilakukan
•       Menginstal Dial Up Networking Pada sistem Operasi Windows XP
Berikut ini merupakan langkah- langkah menginstal dial up networking sistem operasi Windows XP.
1.   Klik Start > Control Panel.
2.   Jendela Control Panel akan terbuka.
3.   Klik Network and Internet Connections.
4.   Jendela Networking and Internet Connection akan terbuka, klik ikon Network Connections.
5.   Jendela New Connection Wizard akan terbuka. Klik tombol Next >.
6.   Pilih pilihan `Connect to the Internet` dan klik tombol Next >.
7.   Pilih pilihan `Set up my connection manually` dan klik tombol Next >.
8.   Pilih pilihan `Connect using a dial-up modem` dan klik tombol Next >.
9.   Ketikan D~Net dalam field ISP Name dan klik tombol Next >.
10. Ketikan nomor dial-up D~Net pada field Phone number (pilihan nomor akses: 5550099, 5550019, 5550098, 8450508, 2957100.  Klik tombol Next >.
11. Pilih “Anyone’s use” dan klik tombol Next >.
12. Ketikan User name dan Password kamu dengan benar dan klik tombol Next >.
13. Centang pilihan `Add a shortcut to this connection to my desktop` jika kamu
      ingin menampilkan shortcut pada desktop.
14. Klik tombol Finish.
15. Jendela Network Connection akan terbuka kembali dengan tambahan ikon
      D~Net di dalamnya.
16. Ikon shortcut D~Net akan muncul di desktop.
17. Klik Start > Connect To > D~Net.
18. Kotak dialog `Connecting D~Net` akan terbuka. Klik tombol Properties.
19. Kotak dialog D~Net Properties akan terbuka.
20. Pastikan pilihan modem yang sesuai dengan modem yang digunakan pada field . Connect using (Jika belum ada, pastikan modem telah terinstal sesuai driver-nya).
21. Ketikan nomor dial-up D`Net pada field Phone number (pilihan nomor akses  555009, 5550019, 5550098, 8450508, atau 2957100.
 22. Biarkan kosong pilihan “Use dialing rules”.
23. Klik tombol Configure Jendela Modem Configuration akan terbuka.
24. Centang pilihan yang tersedia. Pilih Maximum speed (bps) ke 57600 kemudian
   klik tombol OK.
25. Jendela D~Net Properties akan terbuka kembali dan klik tab Options.
26. Centang pilihan yang tersedia dengan benar.
27. Klik tab Networking.
28. Pilih PPP: Windows 95/98/NT4/2000, Internet pada pilihan Type of dial-up server I am calling.
29. Sorot pada pilihan `Internet Protocol (TCP/IP) dan klik tombol Properties.
30. Jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties akan terbuka.
31. Klik tombol OK.
32. Jendela Connecting D~Net akan terbuka kembali. Klik tombol Cancel.
33. Setting Dial-Up Networking untuk koneksi Dial-Up telah selesai dilakukan.
Cara Menginstal Koneksi Dial Up Pada Windows Vista
Berikut ini adalah cara untuk menginstal koneksi dual-up pada Windows Vista.
1.      Pada menu Windows Start, pilih dan klik tombol ‘Connect To’.
2.    Pada jendela Windows akan muncul tampilan ‘Connect to a network’. Klik tombol ‘Set up a connection or network’ (terletak pada kiri bawah layar).
3.    Kemudian pilih ‘Set up a dial-up connection’, klik tombol next.
4.     Kotak dialog ‘Set up a dial-up connection’ akan muncul. Dalam kotak dialog tersebut istilah kotak Dial-up phone number, Dialing Rules, User name, Password, dan kotak Connection name, kemudian klik tombol ‘Connect’.  
Juka kita mengklik Dialing rules maka akan muncul kotak dialog dialing rules. Kotak dialog ini berfungsi untuk menentukan lokasi dan kode area yang akan kita pakai untuk dialing.
5.       Kotak dialog akan muncul dan secara otomatis PC (personal computer) akan tersambung dengan jaringan internet.
6.       Jika PC telah tersambung dengan jaringan internet maka akan muncul pesan ‘You are connected to the internet’. Klik ‘Browse the internet now’ sehingga internet browser akan terbuka.
7.     Kotak dialog ‘Set Network Location’ akan muncul, kemudian klik bagian ‘Home’. Koneksi internetmu pun siap digunakan.
8.     Jika koneksi berhasil maka pada kotak dialog Set Network Location, klik tombol Close.
Melakukan Koneksi Intenet via ISP
Pada saat mendaftar untuk mendapatkan layanan internet di ISP, kamu akan mendapatkan user name dan password serta nomor dial ISP tersebut. Setelah modem dan komponen network terinstal serta setting dial up selesai dilakukan, kamu dapat segera mengakses internet melalui ISP tersebut. Dalam hal ini kamu mendial nomor telpon ISP melalui komputemu. Biasanya pihak ISP memberikan panduan teknis setting dan instalasi peralatan untuk akses internet pada pelanggannya.
Berikut ini langkah-langkah mendial ISP langganan untuk mendapatkan akses internet. Langkah-langkah ini disajikan dalam dua versi system operasi, yaitu system operasi Windows 98 dan system Windows XP.
a. Dial ke ISP menggunakan system operasi Windows 98.
1. Klik dua kali ikon My computer pada desktop.
2. Jendela my computer akan terbuka. Klik dua kali ikon dial-up networking.
3. Jendela Dial-Up Networking akan terbuka. Klik dua kali ikon D~Net.
4. Jendela connect To akan terbuka. Terdapat empat field yang harus diisi :
                                a. Username      : Ketikkan username kamu.
                                b.Password        : Ketikkan password login kamu.
                                c.Phone number : Ketikkan nomor dial-up ISP langganan kamu                                                                 (dalam contoh ini ISP
                                d.Dialing from   : Jangan ubah setting yang sudah ada.
5. Klik tombol connect.
6. Berikutnya tunggulah sementara modem melakukan dial ke D~Net.
7. Tunggu sampai selesainya proses verisifikasi username dan password.
8. Setelah proses verifikasi username dan password selesai, kamu telah tersambung ke server. Jendela ini hanya akan muncul saat pertama kali kamu melakukan proses koneksi ke D~Net.
9. Kamu akan melihat tambahan ikon pada windows taskbar yang menampilkan gambar dua computer yang terhubung bersama (systray).
10. Dengan mengklik ikon tersebut, kamu dapat melihat detail koneksi kamu.
11. Jika kamu telah selesai menggunakan internet, double klik ikon pada windows taskbar tersebut. Kemudian klik tombol disconnect untuk memutuskan koneksi.
Dial ke ISP Mengunakan Sistem Operasi Windows XP
Berikut ini adalah langkah-langkah mendial ISP dengan komputer yang menggunakan system operasi Windows XP :
1.       Klik Start > Connect To > D-Net
2.       Ketika Connecting D-Net terbuka, ketik Username dan Password-mu, lalu klik Dial
3.       Tunggu modem melakukan dial ke D-Net
4.      Tunggu sampai selesainya proses verifikasi Username dan Password
5.       Jika sudah tersambung, muncul icon komputer dengan dua layar yang berkedip pada Windows Taskbar (systray)
6.       Kamu telah berhasil tersambung dengan ISP kamu (D-Net)
7.       Klik dua kali, pada ikon komputer dengan dua layar, untuk melihat koneksi detail
8.       Klik disconnect, jika ingin memutuskan koneksi
Akses internet langsung dari komputer ke internet, harus berhubungan dengan penyedia layanan internet (ISP). Koneksi antara komputer dengan ISP dapat menggunakan berbagai saluran telekomunikasi.
Dial ke ISP menggunakan Windows Vista
Untuk melakukan dial ke ISP dengan menggunakan Windows Vista dapat dilakukan sebagai berikut :
1.      Klik Windows Star, lalu klik Connect to
2.       Pilih nama ISP yang sudah ditentukan, lalu muncul kotak dialog
3.       Isi kotak Username, Password, dan kotak isian Dial, klik dial.
4.       Jika sudah terkoneksi, maka pada taskbar akan muncul tampilan dua komputer

Mengenal Jaringan Komputer

(PAN, LAN, MAN, WAN, Internet dan Intranet)

Saat ini hampir setiap komputer yang kita temui merupakan bagian dari sebuah jaringan komputer yang kompleks. Misalkan saja ketika sebuah laptop atau komputer yang tadinya berdiri sendiri (stand alone) kemudian kita tambahkan sebuah USB Modem sehingga terhubung ke internet, maka komputer kita telah terhubung dan merupakan bagian dari sebuah jaringan yang sangat luas yaitu WAN (Wide Area Network).

Dalam artikel berikut ini kita akan mencoba mengenal pengertian dari jaringan komputer, manfaat dan resiko dari jaringan komputer dan pembagian jaringan komputer berdasarkan luas areanya yaitu PAN, LAN, MAN dan WAN.

Apa itu Jaringan Komputer?

Secara sederhana pengertian dari jaringan komputer adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya.

Manfaat Jaringan Komputer:

Manfaat utama yang dapat kita rasakan dari terbentuknya jaringan komputer adalah kemampuan untuk saling berbagi sumber daya (resource sharing) yang kita miliki seperti pemakaian printer, hardisk, CD ROM dan peripherial lain secara bersama-sama, saling bertukar data (file sharing) dan berkomunikasi satu sama lain (email, chating sampai video conference).

Kerugian Jaringan Komputer:

Sebenarnya istilah tepatnya mungkin bukan kerugian tetapi konsekuensi dari terhubungnya sistem komputer kita ke jaringan komputer ini diantaranya adalah masalah keamanan (security) baik pada pengaksesan berbagai sumberdaya dari pihak-pihak yang tidak berwenang maupun masalah keamanan (ancaman virus) pada data yang dipertukarkan.

Terlepas dari berbagai resiko yang harus kita hadapi, rasanya untuk komputer saat ini terhubung atau merupakan bagian dari jaringan komputer merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan cakupan areanya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu PAN, LAN, MAN dan WAN.

1. PAN (Personal Area Network)
Pada saat kita saling menghubungkan komputer atau perangkat lain seperti handphone, PDA, keyboard, mouse , headset wireless, camera dan peralatan lain yang jaraknya cukup dekat (4-6 meter) maka kita telah membentuk suatu Personal Area Network. Hal yang paling penting bahwa dalam PAN ini kita sendiri yang mengendalikan (authoritas) pada semua peralatan tersebut. Selain dihubungkn langsung ke komputer lewat port USB atau FireWire, PAN juga sering dibentuk dengan teknology wireless seperti bluetooth, Infrared atau WIFI.

2. LAN (Local Area Network)

Inilah jaringan komputer yang sangat populer. LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah dan sekolah.

3. MAN (Metropolitan Area Network) 
Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini berkisar antara 10 hingga 50 km.

4. WAN (Wide Area Network)
WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN ini. 

5. Internet

Internet (Inter-Network) merupakan sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomnunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (email, chat), diskusi (Usenet News, email, milis), sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Gopher), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP), dan aneka layanan lainnya.
Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.
Sebuah sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama domain dan alamat IP (Internet Protocol) dalam bentuk numerik dengan format tertentu sebagai pengenal. Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya.
Sejarah Internet
Cikal bakal jaringan Internet yang kita kenal saat ini pertama kali dikembangkan tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama ARPAnet (US Defense Advanced Research Projects Agency). ARPAnet dibangun dengan sasaran untuk membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.
Di awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi, masing-masing UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, dan Stanford Research Institute. Ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana komputer pribadi (PC). Berkutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982, disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984.
Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika hingga pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung kedalam jaringan ini.
Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access,email/messaging, maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis sepertiWorld Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Yang ada hanyalah layanan yang disebutGopher yang dalam beberapa hal mirip seperti web yang kita kenal saat ini, kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. Namun demikian, WWW browser yang pertama baru lahir dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 dengan nama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat sederhana, tidak secanggih browser modern yang kita gunakan saat ini.
Terobosan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai online di Internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke Internet bagi masyarakat umum.
Sementara itu, kita di Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet komersial pada sekitar tahun 1994. Sebelumnya, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang menghubungkan universitas dengannetwork di luar negeri.
Tersambung ke Internet
Untuk tersambung ke jaringan internet, pengguna harus menggunakan layanan khsus yang disebut ISP (Internet Service Provider). Media yang umum digunakan adalah melalui saluran telepon (dikenal sebagai PPP, Point to Point Protocol). Pengguna memanfaatkan komputer yang dilengkapi dengan modem (modultor and demodulator) untuk melakukan dialup ke server milik ISP. Begitu tersambung ke server ISP, komputer si pengguna sudah siap digunakan untuk mengakses jaringan internet. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi.
Saluran telepon via modem bukan satu-satunya cara untuk tersambung ke layanan internet. Sambungan juga dapat dilakukan melalui saluran dedicated line seperti ISDN (Integrated System Digital Network) dan ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line), maupun via satelit melalui VSAT (Very Small Aperture Terminal). Sayangnya, alternatif-alterantif ini terhitung cukup mahal untuk ukuran pelanggan perorangan.
Dewasa ini, saluran-saluran alternatif untuk akses internet yang lebih terjangkau masih terus dikembangkan. Diantara alternatif yang tersedia adalah melalui gelombang radio (radio modem), maupun lewat saluran TV kabel yang saat ini sedang marak. Alternatif lain yang saat ini sedang dikaji adalah dengan menumpangkan aliran data pada saluran kabel listrik PLN. Di Indonesia, teknologi ini sedang diuji cobakan oleh PLN di Jakarta, sementara di negara-negara maju konon sudah mulai dimasyarakatkan.
Belakangan, internet juga dikembangkan untuk aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan telepon seluler. Untuk ini digunakan protokol WAP (Wireless Aplication Protocol). WAP merupakan hasil kerjasama antar industri untuk membuat sebuah standar yang terbuka (open standard) yang berbasis pada standar Internet, dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless. WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps.
Selain WAP, juga dikembangkan GPRS (General Packet Radio Service) sebagai salah satu standar komunikasi wireless. Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki kelebihan dalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan multimedia.

6. Intranet
Intranet merupakan sebuah jaringan yag dibangun berdasarkan teknologi internet yang didalam nya terdapat basis arsitektur berupa aplikasi web dan teknoogi komunikas data. Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP. Protokol ini memungkikan suatu komputer mengirimdan memberi alamat data ke komputer lain sekaligus memastikan pengiriman data sampai tujuan dengan tanpa kurang apa pun. Intranet berkembang pesat di Amerika – Netscape (13/11/1995) melaporkan bahwa sebagian besar penjualan server ke perusahaan di amerika di gunakan untuk intranet. Di Indonesia intranet telah digunakan oleh beberapa perusahaan walaupun, terbatas pada perusahaan komputer, dan indstri besar lainnya.
Komponen pembentuk intranet
Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama dengan komponen pembentuk internet, seperti:
  1. aplikasi browser ( internet exploleropramozilla firefoxnetscape)
  2. komputer server
  3. perangkat jaringan
  4. protokol TCP/IP
  5. bahasa pemrograman (html, php, mysql , dll)
  6. komputer client
  7. perangkat bantu pengembang
yang perlu ditambahkan dalam intranet apabila sebagian informasi organisasi tersebut ingin diekspose agar dapat di akses jaringan luar (internet) adalah firewall dan router (intranet ini akan menjadi ekstranet).